Para Pemain Sepakbola Memperlihatkan Teknik Bermain di Ultah Hari Santri

person dakiaspfolder_openUncategorizedaccess_time October 22, 2017

Peringatan Hari Santri yang jatuh pada 22 Oktober, disambut oleh daftar skuad pemain manchester united serta santri di Banjarnegara. Sejumlah santri Al As’adiyah di Desa Sered Madukara Kecamatan Banjarnegara misalnya, mereka menyambut santri beserta daftar skuad pemain psg hari itu dengan bermain sepak bola api.

Uniknya, permaiman yang digelar Sabtu (21/10) malam ini dilakukan tanpa menggunakan alas kaki. Padahal, bola yang digunakan adalah kelapa yang telah direndam dengan minyak tanah dan dibakar. Gawangnya hanya mengambakam bambu dengan api yang menyala di atas gawang.

Api ini dimaksudkan untuk menandai keberadaan tujuan karena di bidang lampu minim.
Meski begitu, aksi yang dilakukan oleh 15 santri berlangsung sangat baik.

Sepak bola api dalam rangka Hari Santri di Banjarnegara.Sepakbola api dalam rangka Hari Santri di Banjarnegara. Foto: Uje Hartono
“Pertandingan lima lima tapi ada substitusi daftar skuad pemain chelsea,” kata salah satu siswa yang juga pemain sepakbola api Bahrudin usai pertandingan usai.

Meski tidak memakai alas kaki, ia mengaku tidak sakit saat menendang bola api dari tempurung kelapa. Saat ditanya soal persiapan menjelang laga usai, Bahrudin mengaku belum ada persiapan khusus.

Teknik yang dia katakan paling penting saat bola harus fokus dan jangan ragu.

“Dengan kepercayaan doa dan fokus kaki tidak terbakar,” katanya.

Di tempat yang sama, pesantren pondok Al As’adiyah Ahmad Hafizin mengatakan, sepak bola api dilakukan untuk memperingati Hari Santri. Selain mendidik keberanian santri, dengan permainan santri ini terlihat ramai dan nikmat.

“Bautnya terbuat dari tempurung kelapa yang sudah habis, lalu direndam dengan minyak tanah selama 5 jam sebelum digunakan,” jelasnya.

Leave a Reply